Langsung ke konten utama

Bismillah Tetap Dalam Pendidikan


Sebelumnya saya mendapatkan konsep "memiliki≠memahami" dari dosen saya yang mengatakan "memiliki buku belum tentu anda memahaminya" dari situ saya berpikir mengenai rumus kehidupan
 
Memiliki berarti Sigma F=0 tidak ada hasil apa-apa yang diperoleh, dan memahami berarti Faksi=Freaksi keduanya ada hubungan keterkaitan yang menghasilkan pengertian Memiliki aksi=Memiliki Fisika

Pertama saya buat lingkaran jam siang yang menandakan waktu F (waktu untuk bergaya) yang mengeluarkan Energi kinetik, kemudian saya buat lingkaran jam malam yang menandakan W (waktu untuk berusaha) dimana perjuangan dalam belajar malam, menghafal materi, mengerjakan tugas dan lain sebagainya untuk persiapan di waktu F, dengan saya arsir antara jam 2-3 malam untuk mengeluarkan Energi Potensial dimana waktu itu digunakan untuk berdo'a bermunajat kepada Allah, mengerahkan segala energi positif untuk niat kebaikan diwaktu F yang akan menghasilkan Energi Mekanik.
 
Saya buat jarak antara F dan W itu dengan S, keduanya berhubungan satu sama lain, karena perpindahan/hijrah dibutuhkan waktu yang lama sehingga menghasilkan s=F/W, mengapa saya tidak menyatakan W=F.s, karena untuk hijrah jangan memperbanyak gaya, untuk memperkecil kemungkinannya maka gaya tersebut harus dibagi dengan usaha.
 
Setelah pengertian tersebut saya simpan Limit dibawah jam F, dengan I(saya;bc dlm b.inggris "i") mendekati x(dlm artian hasil/kesuksesan).
 
Dan jam W saya simpan tanda integral(anti turunan) waktu malam itu jangan sedikit tidur, jangan mudah menyerah, terus berusaha agar esok lebih baik lagi.
 
Terakhir saya simpulkan rumus Sigma habits(kebiasaan)=Tau(torsi) dimana sebuah kebiasaan adalah hasil latihan yang dilakukan berulang-ulang(berrotasi)
 
Lalu saya letakkan sebagian dari logo UIN SuKa bertuliskan tetap dalam PF
Mengapa demikian? Saya tidak mau Pendidikan Fisika adalah pilihan jurusan yang salah, memang pada awalnya saya menginginkan Ilmu Al Quran dan Tafsir, dan Bahasa dan Sastra Arab. Namun saya tetap yakin bahwa saya tidak salah salam memilih jurusan, BISMILLAH.

itulah penafsiran rumusan kehidupan yang bisa saya sampaikan dengan metode bahasa dan sastra Fisika
Mohon perbaikannya jika ada rumus yang kurang tepat
Terima kasih, semoga pembaca sekalian nikmat dalam membacanya
 

Komentar